image image image image image
“PEMBERIAN ASI-EKSKLUSIF TERKENDALA CUTI 3 BULAN” Oleh: Ir. Budi Setiawan, M.M.T. Email: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya Wanita yang selama ini bekerja baik sektor pubik maupun bisnis telah menjadi tumpuan harapan keluarga. Melihat perkembangan saat ini, kondisi tersebut telah menjadi masalah apabila yang bersankutan akan mengambil hak-nya untuk cuti di saat akan melahirkan bayinya atau istilah di kepegawaiannya adalah cuti hamil. Cuti yang diberikan sekarang ini rata-rata mendapatkan jatah waktu cuti selama 3 (tiga) bulan saja. Padahal apabila kita jalani waktu 3 bulan ini sangatlah pendek bagi para ibu untuk bisa tinggal bersama bayinya, karena waktu cuti yang diberikan kurang memadai. Perlu diketahui agar para ibu bisa memberikan ASI Eksklusif kepada bayi yang dilahirkannya, maka idealnya para ibu yang bekerja ini diberikan waktu cuti melahirkan minimal 6 bulan oleh organisasinya. Kebijakan ini perlu diberikan mengingat generasi bangsa ke depan diharapkan akan menjadi generasi yang kuat baik fisik maupun mentalnya, karena telah mendapatkan kesempatan istimewa dengan diberikannya ASI Eksklusif oleh ibunya. Baca Selengkapnya
Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) (Bagian Kedua) Oleh: Drs. Eris Yustiono, M.Sc. Email: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya Sertifikasi kompetensi merupakan bukti pengakuan atas kompetensi yang dimiliki seseorang. Hal tersebut merupakan hal yang penting sebelum diambil keputusan mengenai perlu tidaknya seseorang diikutsertakan dalam suatu diklatpim. Pasal 7 ayat (2) PP Nomor 13 Tahun 2002 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural menyatakan sebagai berikut: “Pegawai Negeri Sipil yang telah memenuhi persyaratan kompetensi jabatan struktural tertentu dapat diberikan sertifikat sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh instansi pembina dan instansi pengendali serta dianggap telah mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan yang dipersyaratkan untuk jabatan tersebut”. Dari ayat tersebut, terlihat bahwa jika seseorang telah memiliki kompetensi yang disyaratkan untuk menduduki jabatan struktural tertentu, maka yang bersangkutan sebetulnya tidak perlu mengikuti diklatpim untuk jabatan yang akan didudukinya. Baca Selengkapnya
Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) (Bagian Pertama) Oleh: Drs. Eris Yustiono, M.Sc. Email: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan atau yang dikenal dengan Diklatpim merupakan upaya untuk membentuk sosok seorang pemimpin yang sesuai dengan posisi yang ditempatinya. Sebagai suatu upaya, diklatpim merupakan hal yang harus diapresiasi. Namun demikian, berdasarkan pengelaman empiris, terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki agar diklatpim benar-benar menghasilkan soosk yang diharapkan. Atau dengan kata lain, perlu adanya revitalisasi terhadap Diklatpim. Upaya untuk merevitalisasi diklatpim, yang diharapkan menjadi kawah candradimuka SDM aparatur, memang bukan hal yang mudah. Namun demikian, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan agar keluaran diklatpim benar-benar atau paling tidak mendekati sosok SDM aparatur yang mempunyai kompetensi yang diharapkan. Berikut adalah beberapa hal yang nampaknya perlu mendapatkan ‘sentuhan’ agar Diklatpim berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Baca Selengkapnya
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR SEBAGAI PENDUKUNG (Bagian Kedua) Oleh: Muhamad Nur Afandi, S.Pd., M.T. Email: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya Pembangunan infrastruktur merupakan suatu strategi dalam penyediaan sarana yang utama untuk itu seperti diungkapkan dalam Infrastruktur Indonesia (Kadin Indonesia-Jetro, 2006) yaitu Prinsip Dasar Penyediaan Infrastruktur Secara Keseluruhan antara lain: Baca Selengkapnya
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR SEBAGAI PENDUKUNG (Bagian Pertama) Oleh: Muhamad Nur Afandi, S.Pd., M.T. Email: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya Dalam meningkatkan perkembangan sosial dan kegiatan ekonomi wilayah, prasarana (infrastruktur) umum merupakan hal yang penting. Pembangunan tidak dapat berjalan dengan lancar jika prasarana tidak baik. Setiap aspek kehidupan sosial maupun ekonomi mempunyai prasarana sendiri, yang merupakan satuan terbesar dan alat utama dalam berbagai kegiatan. Oleh karena itu, dalam mengsukseskan pembangunan setiap lembaga sosial dan sektor kehidupan ekonomi harus memperhatikan infrastrukturnya. Berdasarkan pengalaman yang ada pembangunan sering terjadi tidak efisien dan efektif karena tidak sesuai dengan aspirasi daerah, tidak sesuai dengan potensi daerah dan permasalahan daerah, serta penyimpangan bersifat teknis maupun non-teknis yang tentu saja menimbulkan berbagai dampak sosial yang tidak sedikit. Baca Selengkapnya
Text Size

Lulusan STIA LAN Harus Membaca Perubahan

BANDUNG, (PRFM)--Kepala lembaga Administrasi Negara, Agus Berharap agar Wisadawan wisudawati lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara Bandung bisa mengamalkan semua ilmu yang diajarinya. Sedangkan dosennya harus bisa membaca perubahan yang terjadi dalam lingkungannya serta tantangan masa depan sehingga bisa mendorong proses prerubahan untuk membangun instalasi yang lebih baik. Pernyataan itu berkaitan dengan acara Wisuda yang dilaksanakan di Saboga Selasa (17/7) yang dilaksanakan STIA LAN.(SN)

Sumber Referensi:

http://www.prfmnews.com/index.php?r=artikel/view_artikel&id=1338.

AzwarAbubakar, PNS Harus Siap MenghadapiPerubahan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANdan RB) Azwar Abubakar mengharapkan para mahasiswa STIA LAN harus memahami masalah birokrasi yang begitu besar, tahu arah perubahan dan harus siap melakukan perubahan ketika kembali ke daerah masing-masing,” katanya ketika memberikan kuliah umum di depan mahasiswa STIA LAN Bandung, Jumat (2/3). Menterimengharapkan setiap PNS harus siap menghadapi perubahan, dan jangan diam karena merasa sudah mapan. “Kondisi ini harus diubah,” tegasnya.

Selengkapnya...

Halaman 3 dari 6

3

Berita Nasional

Login Mahasiswa

Tata Cara Membuat AKUN Mahasiswa

1. Kirim informasi via email
ke alamat:
info@stialanbandung.ac.id
mengenai :
- Nama
- NPM
- Tanggal Lahir
- Nama Depan Ibu Kandung
2. Setelah data dikirimkan,
administrator akan
membalas email Saudara
3. Setelah mendapat balasan
email dari administrator,
silakan membuat akun
melalui fasilitas yang telah
disediakan di website
STIA LAN Bandung.

PMB Online

Jumlah total Pendaftar sampai
dengan Rabu, 22 Mei 2013
Program S1 :  48  Pendaftar
Program S2 :  26  Pendaftar
12 pendaftar baru

Bagian Pelayanan

Polling

Tampilan website ini ?

Pengunjung Online

Kami punya 20 tamu online

Kontak Kami

Link Website